DESKRIPSI PROFIL LULUSAN PROGRAM MAGISTER AGRIBISNIS UNTUK EMPAT PROFIL UTAMA:
1. Akademisi Agribisnis
Lulusan Magister Agribisnis sebagai akademisi memiliki kemampuan mengembangkan, mengajarkan, dan menyebarluaskan ilmu agribisnis secara sistematis, kritis, dan berbasis riset. Profil ini diarahkan untuk menjadi dosen, pendidik, fasilitator pembelajaran, atau pengembang kurikulum di bidang agribisnis. Seorang akademisi agribisnis mampu mengintegrasikan teori ekonomi pertanian, manajemen agribisnis, kewirausahaan, rantai nilai, pemasaran, kelembagaan, dan pembangunan berkelanjutan dalam proses pembelajaran. Selain itu, lulusan juga mampu menghasilkan bahan ajar, model pembelajaran, serta kajian ilmiah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan perkembangan sektor pertanian modern.
2. Peneliti/Konsultan Agribisnis
Lulusan sebagai peneliti atau konsultan agribisnis memiliki kemampuan merancang, melaksanakan, menganalisis, dan mengevaluasi penelitian serta kajian terapan di bidang agribisnis. Profil ini mencakup peran sebagai peneliti, analis bisnis pertanian, konsultan pengembangan usaha tani, konsultan rantai pasok, konsultan kelembagaan petani, maupun pendamping program pembangunan agribisnis. Lulusan mampu menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, maupun campuran untuk memecahkan persoalan agribisnis secara ilmiah dan aplikatif. Dalam perannya sebagai konsultan, lulusan dapat memberikan rekomendasi berbasis data terkait kelayakan usaha, strategi pemasaran, efisiensi produksi, penguatan kelembagaan, pengembangan komoditas unggulan, dan peningkatan daya saing agribisnis.
3. Pembuat Kebijakan Agribisnis
Lulusan sebagai pembuat kebijakan agribisnis memiliki kompetensi dalam merumuskan, menganalisis, mengevaluasi, dan mengadvokasi kebijakan yang mendukung pembangunan agribisnis berkelanjutan. Profil ini diarahkan untuk berperan di lembaga pemerintahan, organisasi pembangunan, lembaga swadaya masyarakat, badan perencanaan, asosiasi komoditas, maupun institusi publik lainnya. Lulusan mampu memahami dinamika kebijakan pangan, pertanian, perdagangan, kelembagaan petani, investasi agribisnis, hilirisasi produk pertanian, serta pembangunan wilayah berbasis potensi lokal. Dengan kemampuan analisis yang kuat, lulusan dapat menyusun rekomendasi kebijakan yang inklusif, berkeadilan, berbasis bukti, dan responsif terhadap isu strategis seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, transformasi digital pertanian, dan keberlanjutan sumber daya.
4. Manajer dan Wirausaha Agribisnis
Lulusan sebagai manajer dan wirausaha agribisnis memiliki kemampuan mengelola, mengembangkan, dan memimpin usaha di sektor agribisnis secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan. Profil ini mencakup peran sebagai manajer perusahaan agribisnis, pengelola koperasi atau BUMDes pertanian, pengusaha pangan dan pertanian, pengembang start-up agribisnis, maupun pemimpin unit bisnis berbasis komoditas. Lulusan mampu menyusun strategi bisnis, mengelola sumber daya, membaca peluang pasar, membangun jejaring kemitraan, mengelola risiko, serta menciptakan inovasi produk dan layanan agribisnis. Selain berorientasi pada keuntungan ekonomi, lulusan juga diharapkan mampu mengembangkan usaha yang memperhatikan aspek sosial, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan rantai nilai agribisnis.
Rumusan Singkat Profil Lulusan
Secara umum, lulusan Magister Agribisnis adalah sumber daya manusia profesional yang mampu mengembangkan ilmu, melakukan riset dan konsultasi, merumuskan kebijakan, serta mengelola dan menciptakan usaha agribisnis yang inovatif, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
CPL 1 : Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila dan pembelajaran sepanjang hayat (S3)
CPL 2 : Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan serta mampu menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan (S6 dan S10)
CPL 3 : Mampu mengembangkan sains dan teknologi dibidang agribisnis agar dapat memecahkan permasalahan pemberdayaan pelaku-pelaku agribisnis dalam pengembangan dan jejaring agribisnis berbasis kawasan melalui pendekatan sistem dan kewirausahaan. (KK 1, KK2, KK4)
CPL 4 : Mampu menguasai teori dan aplikasi ilmu ekonomi pertanian, manajemen agribisnis dan penyuluhan pertanian (P1, P2 P3)
CPL 5 : Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data (KU5)
CPL 6 : Memperkuat implementasi Kemitraan untuk Pembangunan Berkelanjutan.
CPL 7 : Mampu mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam menciptakan karya inovatif berupa kebijakan dan strategi agribisnis melalui Riset